PJ Walikota Makassar dan Sejumlah Tokoh Pemerintah Menyambut Hari Maulid Nabi

0
9

Makassarsatu.com, Makassar | Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengajak umat Islam menjaga kerukunan dan kedamaian. Ajakan tersebut disampaikan pada moment peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiulawal 1441 Hijriah di Tribun Lapangan Karebosi, Senin, (11/11/2019).

Dalam sambutannya, Iqbal Suhaeb menyampaikan bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum bagi umat Islam untuk selalu menjaga kerukunan dan kedamaian “Kerukunan dan kedamaian tidak akan terwujud jika kita tidak bersatu. Kuncinya adalah harus bersatu sebagai masyarakat yang penuh dinamika dan majemuk. Umat Islam sangat cinta damai dan menjaga akhlaknya. Itulah tujuan Rasulullah SAW diutus ke dunia,” terangnya.

Sementara itu, dari Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Anwar Abubakar mengatakan, sebuah kehormatan pada maulid nabi tahun ini terselenggara dengan meriah berkat kerja sama antara Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, dan Kementerian Agama.

READ  Polres Sinjai Laksanakan Buka Puasa Dan Silaturahmi Bersama Purnawirawan, Warakawuri Dan Anak Pondok Pesantren

“Ke depan acara seperti ini dapat lebih meriah lagi, lebih menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Intinya adalah bagaimana usaha dan upaya kita selaku masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW menjadi pedoman bagi kita dalam kehidupan sehari – hari,” terangnya.

Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yakni, Prof Hamdan Johannis turut menghadiri maulid nadi dengan membawakan tauziah maulid kenabian. Selain itu, hadir pula Asisten I Pemprov Sulsel Andi Aslam Patonangi, juga Forkopimda Tingkat Provinsi Sulsel, jajaran perangkat daerah Pemprov Sulsel, dan Pemkot Makassar serta kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota di Sulsel.

Perayaan Maulid mengusung tema “Melaui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Wujudkan Keteladanan Akhlak Rasulullah Dalam Sikap dan Perilaku Sehari – hari”.

READ  Melanggar No. 23 tahun 2014, Pj Walikota Makassar Dapat Dinonaktifkan Sementara

Kegiatan ini diawali dengan penilaian lomba bakul Maulid dan becak hias yang diikuti 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. (**)